Timuraya.in, SEMARANG — Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Semarang diadang aparat kepolisian saat hendak berunjuk rasa di bundaran Tugu Muda Semarang. Adapun rencana aksi, berawal dari titik awal Kantor Pos Kota Lama, menuju Tugu Muda dan berakhir di kantor DPRD Jawa Tengah (Jateng).
Pantauan Espos, massa aksi diadang barisan polisi wanita (polwan) yang membentuk blokade di Jalan Pemuda sekitar pukul 16.00 WIB. Karena tertahan, massa aksi kemudian menggelar orasi dari atas mobil komando.
Selain orasi, mahasiswa juga terus mencoba untuk menembus barikade Polwan. Hingga pukul 16.43 WIB, aparat kepolisian masih menahan massa aksi agar tidak melintas atau menuju bundaran Tugu Muda Semarang.
Adapun aksi ini mengusung tajuk “Menuju Pembebasan Nasional”. Mereka membawa sejumlah aspirasi antara lain harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), evaluasi program makan bergizi gratis (MBG) dan penghentian Program koperasi desa/kelurahan merah putih (KDMP), serta penguatan pemberantasan praktik kurupsi, kolusi, dan nepotisme.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Yuliyanto, mengonfirmasi adanya gerakan aksi di Semarang. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mengikuti informasi resmi,” kata Kombes Pol. Yuliyanto kepada Espos, Rabu.
Yuliyanto juga mengajak masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar jalur pergerakan massa untuk menyesuaikan perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Langkah ini juga mencegah munculkan titik kemacetan atau kepadatan lalu lintas.
“Bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar lokasi maupun jalur yang akan dilalui massa, kami mengimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti arahan petugas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar,” pesannya.
Polda Jateng menyatakan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Pihaknya mengajak seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab.
Polda Jateng mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana Kota Semarang tetap aman, tertib, dan kondusif. Sehingga kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara damai tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.

Leave a Reply